Elbit UT30MK2, Kubah Desain Israel di Panser Pandur II TNI AD

banner%2Bfb.png








Indonesia adalah negara kedua setelah Filipina di Asia Tenggara yang mengakuisisi kubah ini.

INDONESIA MILITER - Setelah sebelumnya Panser 8x8 Pandur II 105mm varian FSV (Fire Support Vehicle) milik TNI AD menampakkan diri, foto-foto dari kawasan Dermaga Indah Kiat Cilegon dimana kendaraan-kendaraan milik TNI AD dikumpulkan untuk persiapan HUT TNI ke-72 memunculkan banyak hal baru. Salah satunya adalah Pandur II varian kanon 30mm, yang nampak sudah mengusung kubah UT30MK2.


Untuk kubah ini, salah satu situs militer ada yang menyebutkan bahwa kubah ini dibeli dari perusahaan Ares Aerospacial Defesa S.A. Brasil. Yang tidak disebutkan adalah kalau Ares Aerospacial Defesa SA sebenarnya merupakan anak perusahaan dari Elbit Systems dari Israel, perusahaan yang sudah lama berkecimpung dalam proyek-proyek militer. Ares dibentuk untuk menangani penjualan produk Elbit di Brasil karena negeri Samba itu menuntut bahwa alutsista harus dibuat secara lokal.

Desain asli UT30MK2 pun adalah buatan Elbit. Desain dasarnya sebenarnya terbagi atas dua, yaitu versi dengan awak atau Manned dengan kode MT30, dan versi tak berawak atau UT30. Keunggulan UT30 adalah pada bobotnya yang ringan dan tingkat proteksinya yang bisa disesuaikan, mulai dari STANAG 4569 Level 2 sampai dengan level 6.

Indonesia adalah negara kedua setelah Filipina di Asia Tenggara yang mengakuisisi kubah ini, tetapi Filipina membeli varian UT25 dengan kanon 25mm Bushmaster untuk dipasang ke atas M113. UT30MK2 sendiri sangat populer di Angkatan Bersenjata Eropa Timur dengan Ceko, Rumania, Lithuania, Slovenia, dan Kroasia memilih UT30MK2.

Pada dasarnya, UT30MK2 memang terlihat besar, dengan optik untuk juru tembak di sisi kanan kubah, atau kiri jika kita melihatnya dari depan. Optik untuk juru tembak ini hanya bisa mendongak atau menunduk, selaras dengan pergerakan kanon. Komandan memperoleh sistem optik panoramik yang bisa berputar 360 derajat untuk mencari sasaran yang terpasang di atap kubah. Elbit bisa menyiapkan banyak konfigurasi sistem elektro optik sesuai keinginan negara pemesan.

Senjata utama untuk kubah ini adalah kanon tembak cepat kaliber 30mm Orbital-ATK Mk44 Bushmaster II dengan kemampuan ABM (Air Burst Munition) atau memprogram peluru untuk pecah di udara menjadi serangan letal bagi pasukan infantri. Kanon dan sistem optiknya sendiri distabilisasi pada dua sumbu sehingga memungkinkan penembakan kanon sambil bergerak.

UT30MK2 juga dilengkapi dengan kemampuan untuk menyimpan dan meluncurkan dua unit rudal anti tank atau ATGM (Anti Tank Guided Missile). Karena desain dari Israel, ATGM yang kompatibel pun adalah ATGM buatan Israel yaitu rudal Spike-LR (Long Range). Belum diketahui apakah Pandur TNI AD juga akan dilengkapi oleh rudal yang dimiliki Angkatan Darat Singapura ini. Untuk senjata sekunder tersedia senapan mesin koaksial 7,62mm.

Sementara untuk perlindungan, UT30MK2 sudah dilengkapi dengan sistem LWS (Laser Warning System) untuk memberi peringatan apabila Pandur II nantinya disinari oleh pembidik laser ATGM lawan, sehingga bisa melontarkan sistem pengacau berupa tabir asap. Dari segi kemampuan, UT30MK2 merupakan sistem RCWS terintegrasi terbaik yang ada di pasaran saat ini. (Aryo Nugroho)



banner%2Bfb.png
close
== [Close] ==
>