Jerman Turki Join Proyek Prestis Kapal Selam Indonesia

banner%2Bfb.png





Desain Kapal Selam Type 209 Thyssenkrup Marine Systems (TKMS) di Asian Defence and Security (ADAS) Trade Show 2016, (rhk111)



INDONESIA MILITER - Koran Handelsblatt yang berbasis di Düsseldorf, Jerman melaporkan bahwa ThyssenKrupp, perusahaan baja yang juga memproduksi kapal selam, dengan mitra dari Turki, dalam negosiasi untuk bermitra mengambil bagian dalam proyek kapal selam Indonesia.

Menurut laporan tersebut, ThyssenKrupp Marine System (TKMS), anak perusahaan perusahaan baja yang mendirikan kantor regional di Turki pada tahun 2013 untuk memperkuat operasinya, bersama satu perusahaan Turki, yang namanya belum diumumkan secara resmi, berencana mengajukan penawaran untuk Proyek kapal selam Indonesia.

Langkah bersama ini dilakukan saat kompetisi dengan pesaing TKMS Prancis, DCNS, dan juga perusahaan China dan Korea Selatan yang juga diharapkan mengajukan proposal untuk proyek tersebut.

Terlepas dari kenyataan bahwa nama pasangan Turki tersebut tetap tidak diungkapkan, sebelumnya dilaporkan bulan lalu bahwa Galangan Kapal Gölcük Turki di provinsi Kocaeli mengajukan sebuah proposal kepada tentara Indonesia untuk kapal selam tipe 214. Menurut laporan tersebut, Gölcük Shipyard akan menjadi tuan rumah sekelompok pejabat yang datang berasal dari ibu kota Indonesia, Jakarta.

Selama hampir 50 tahun terakhir, angkatan laut Turki telah memesan kapal selam dari galangan kapal Grup Ruhr, yang saat ini beroperasi di bawah TKMS.

Meski mengalami ketidaksenangan, Turki kini diharapkan bisa bekerjasama dengan TKMS untuk memasuki bisnis ekspor. Bersama-sama mereka ingin menjual kapal selam ke Indonesia, menurut surat kabar Jerman, yang diyakini telah menerima laporan intelejin dari orang dalam industri.

ThyssenKrupp, yang beroperasi di teknologi komponen, teknologi lift, industri baja dan bahan, telah beroperasi di Turki sejak akhir abad 19 sebagai nenek moyang perusahaan Krupp yang aktif di negara ini pada tahun 1868.

Apalagi Blohm + Voss, perusahaan yang membangun kapal pesiar Mustafa Kemal Atatürk, Savarona, adalah perusahaan Grup ThyssenKrupp.

Kegiatan kelompok ini berfokus pada penyediaan komponen untuk industri otomotif Turki, teknologi tanaman dan fasilitas daur ulang serta sistem transportasi penumpang termasuk lift, eskalator, trotoar bergerak dan jembatan penumpang.

Sistem Marine ThyssenKrupp, dengan kantor di Jerman, merupakan bagian dari Business Area Industrial Solutions dari ThyssenKrupp Group. Perusahaan berpartisipasi dalam produk yang disediakan ThyssenKrupp Marine Systems dan menyediakan sistem, suku cadang dan dukungan layanan kepada Komando Angkatan Laut Turki.


Dailysabah.com



banner%2Bfb.png
close
== [Close] ==
>